Wednesday, April 18, 2012

ruang bernama h.a.m.p.a

28 comments :

/untukmu yang bersenandung hanya/
tak henti mengibaratkan penantian dan masa depan dibalik tirai kecoklatan demi pinta
sementara mimpi masih terseok disudut lorong solitude tak bernyawa
diantara wangi kenanga lalu menjelma puja

/untukmu yang kudengar rintihnya/
hentikan pencarian rindu dibawah sinar redup bulan purnama
karena purnama tak akan kembali untuk kesekian kalinya walau kakimu terluka lagi menganga

darah! dan
                      luka

cukup sebagai pembuktian bahwa takdir tak berpihak pada sesiapa

tidak rasa
                tidak juga duka
apalagi kita

/untukmu yang hampa lagi tak kuasa/
hujan tak kan mengabarkan pelangi jika hanya diam tak bersua sapa
sedang dirimu hanya berjumpa pada sepotong senja
tanpa doa
                tanpa asa

biar kita tenggelam bersama ruang bernama h.a.m.p.a

~chika Rei

28 comments :

  1. kenapa nih Chika?? lagi hampa kah say?? heheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mba, lagi hujan... jadi kebawaan galaunya hujan :D

      Delete
  2. kunjungan gan.,.
    bagi" motivasi.,.
    Orang miskin bukanlah seseorang yang tidak mempunyai uang,
    tapi ia yang tidak memiliki sebuah mimpi.,
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.,

    ReplyDelete
  3. musim gundah gag pernah selesai di dunia perkataan

    ReplyDelete
  4. cieh, so sweetnya . . .
    jujur, aku baru tau ada puisi bertipe ini, beda dari yang laen

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihii mkaasih ocha^^

      emang puisi ini tipenya kayak gimana :D

      Delete
    2. berkata untuk seseorang dengan nada yang memang diperuntukkan. Dan untaian katanya yang panjang namun nggak membosankan

      Delete
    3. hehehe.. makasih Ocha :D

      ini memang kmaren buatnya lg mood banget :D
      lagi ngegalau hahaaa

      Delete
    4. @Mbak Ocha:
      Kalo urusan puisi dan cerpen Non Chika lah ahlinya. Tul kan Non ?

      Delete
  5. barisan kata yang indah...
    salam hangat..:)
    tetap berkarya sahabat

    ReplyDelete
  6. barisan kata yang indah...
    salam hangat..:)
    tetap berkarya sahabat

    ReplyDelete
  7. saya selalu suka dgn puisi2 yg chika buat ^^
    pilihan katamu selalu tepat dan menyayat

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahhh makasih :D

      aduh bahaya juga kalo kata2 chika menyayat2 :D

      Delete
  8. Lagi Galau nih, ... btw puisinya bagus, bisa merasuk kalbu

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa gx galau sihh.. cuma lagi syahdu :p

      hahahaa

      Delete
  9. puisi gaya baru nih.... :P

    kereeen kakak... :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaa emang puisi ini gayanya gimana ya :D

      Delete
  10. aku baru ngerti maksud puisi ini setelah membaca postingan mbak yg berjudul "Berhenti di kamu" hehe.. semangat mbak, akhir yg indah.

    ReplyDelete