Saturday, April 30, 2011

Rindu Ima

13 comments :
Ima merentangkan kakinya di atas pasir pantai. Terasa kehangatan menjalari kaki-kakinya yang basah, matanya nanar memperhatikan kapal yang merapat ke dermaga.
“Abang…” Ima beringsut dari duduknya, melambai-lambaikan tangannya pada kapal  itu.
“Abang…” Ima berteriak lebih kencang dari sebelumnya, lalu berlari mendekati kapal itu.
“Sudah Ima… sudah… itu bukan Abangmu,” Emak seketika menarik lengan Ima yang  hampir menceburkan dirinya pada gulungan ombak.
“Itu pasti Abang mak… itu pasti Abangku, dia pasti datang untuk menjemputku,” Ima tersenyum bahagia sembari melepaskan pegangan Emaknya. Ima melewati ombak, berlari-lari dengan girang. Tapi tiba-tiba ia berdiri mematung dan menangis. Emak hanya geleng-geleng kepala lalu kembali ke rumah.
***
“Abang pasti pulang kan Mak,” tanya Ima saat menemani Emak mengeringkan ikan.
“Abang mu tak akan pulang, sudah kukatakan berulang-ulang Abangmu sudah mati di laut sana,” sebenarnya Emak tak tega mengatakan hal ini pada Ima, tapi Ima terus saja tak mengerti.
“Emak bohong!” Ima melemparkan ikan yang ada ditangannya, lalu berlari menuju pondokan tempat ia dan Abangnya biasa bercengkrama.
***
gambar diambil disni
“Suatu saat nanti, abang akan mengajakmu berlayar ke tempat yang paling indah ma” Fadli, lelaki yang baru satu bulan sah sebagai suami Ima itu tersenyum menatap gadis yang sangat dicintainya.
“Kemana itu bang?”
“Suatu saat kau akan tahu, selepas berlayar abang akan mengajakmu, abang janji!”  Ima terus terisak jika mengingat kata-kata abangnya itu. Janji itu tak akan pernah ditepati, karena Abangnya entah dimana saat ini. Kini ia hanya bisa menunggu di dermaga hingga abangnya pulang.
“Ima orang gila… ima orang gila…”anak-anak yang bermain di pantai terus mengejeknya yang selalu duduk diam di atas pasir pantai. Sesekali Ima melempari anak-anak itu dengan pasir.
Perlahan hujan turun, pantai yang hangat mulai terasa dingin, bau pasir basah tercium tapi Ima tak beranjak dari dudukannya di pasir.
“Bukankah ini hari ulang tahun pertama pernikahan kita bang? Ima tak akan pulang sebelum Abang tiba” Ima menatap nanar gulungan ombak yang menderu.
“Ima pulanglah,” teriak Emak dari kejauhan. Namun Ima tak berkutik sedikitpun.
“Bang Ima Rindu…” Ima terisak… butir air matanya bersatu bersama tetesan hujan.  Lalu ia berjalan tertatih menuju ombak , masih dengan isak ditahan. Ima tenggelam bersama ombak.

sebuah Flash Fiction yang gagal menang hihii#

Tuesday, April 26, 2011

Alhamdulillah, Si Tiud.....

23 comments :
Hari ini seneng, walaupun tadi sempat kesel karena dikirain nguntit di perpustakaan -.-' awalnya chika bawa map yang berisi referensi-referensi untuk skripsi, nah waktu mau keluar dari perpustakaan kampus, si mbak-mbak yang dari dulu emang suka cari masalah itu ngomel gx jelas, "siapa yang suruh kamu bawa map, nguntit buku ya," beee.... pengen banget saat itu nonjok muka tuh emak-emak... tapi dengan seluruh kesabaran yang tersisa, chika membongkar isi map yang sebenarnya cuma foto copyan referensi aja, udah itu langsung keluar, mending online aja, daripada ilfill ekekeke...

Nah.. sebenarnya inti postingan kali ini bukan masalah dikirain nguntit hehe...
cuma ingin berbagi kabar baik aja^^
Hari ini sista ku, Si Tiud berniat untuk berjilbab...
siapa sih si tiud? yuk kenalan dulu :D

si tiud super narsis sama kayak kakaknya hahaa... baru aja menyelesaikan Ujian Nasional SMA nya
sebenarnya dia dah lama pengen menggunakan jilbab, tapi alasannya belum siap dan sebagainya,
dan secara mendadak dia bilang akan menggunakan jilbab sehari setelah perpisahan (kemarin)

Well, dengan dukungan 100% aku mensupprortnya
^^
dan ini lah dia dengan menggunakan jilbab


lebih cantik khan^^
hihii... semoga dia konsisten dengan jilbab yang digunakannya
bukan hanya sekedar sebagai kewajiban sebagai seorang muslimah
tapi juga membuat perilaku nya terjaga dengan jilbab itu
semoga Allah memudahkan
love u sista :*

**tambahan: oya buat para kartini muda ada lomba Kartini Muda silahkan juga baca tulisan chika, jika suka tolong dukungannya untuk mem-vote di sudut kanan atas yah^^ ini linknya

^^ Happy Blogging

Saturday, April 23, 2011

Membaca Biografi Kartini

15 comments :
membaca figura cakrawala dalam sejarah buku-buku berdebu
menyibak kenangan lusuh yang terlupa
pada olesan makeup menor
membongkar selaksa ketakperdayaan masa lalu
sembari mengenang revolusi yang pernah hinggap
dalam lipatan kening berminyak


membaca biografi kartini
kita menyaksikan berjuta harap telah terangkai
pada teriakan serak ibu di dapur, memutar keangkuhan menara diskriminasi
hingga di seantero dinding kota dan real etalase
yang terpampang hanyalah emansipasi
spanduk-spanduk mengetik pada koran dan media massa
dahsyat tenggelam dalam semangat kebebasan


membaca biografi kartini
mendengar kesaksian anak negeri yang mencongak kedepan
merasai berjuta hati bocah yang tercabik-cabik
menanti elusan lembut ibu yang tak pernah pulang
menjadikan keangkuhan kembali hadir
bertameng emansipasi
masa kanak-kanak mengubur air mata
hingga generasi tak mengerti kasih


membaca biografi kartini
kita pun tak mengerti

skarang.. emansipasi... untuk apa sebenarnya??


*ini pernah dipost disini atau gx ya :D
lupa hehe.... puisi tahun 2009 ^^

Thursday, April 21, 2011

Kartini Digital, Cerdas dan Kreatif

16 comments :


Membaca biografi Kartini
membaca figura cakrawala dalam sejarah buku-buku berdebu
menyibak kenangan lusuh yang terlupa
pada olesan makeup menor
membongkar selaksa ketakperdayaan masa lalu
sembari mengenang revolusi yang pernah hinggap
dalam lipatan kening berminyak

Dibalik lelaki yang hebat pasti ada wanita yang hebat. Tidak bisa dipungkiri pernyataan ini benar adanya. Seorang wanita walaupun tampak lemah secara lahiriyah, ternyata memiliki kekuatan yang luar biasa dari dalam dirinya. Wanita, sebagai seorang isteri dan seorang Ibu di rumahnya mempunyai peran ekstra, dan punya tanggung jawab berat untuk mendidik anak-anaknya, dan tentunya mendidik bangsa ini 

membaca biografi kartini
kita menyaksikan berjuta harap telah terangkai
pada teriakan serak ibu di dapur, memutar keangkuhan menara diskriminasi
hingga di seantero dinding kota dan real etalase
yang terpampang hanyalah emansipasi
spanduk-spanduk mengetik pada koran dan media massa
dahsyat tenggelam dalam semangat kebebasan

“Emansipasi” Jangan Jadikan Alasan
Menurut kamus Ilmiah popular “Emansipasi” adalah gerakan untuk memperoleh kedudukan, derajat serta hak dan kewajiban dalam hokum bagi wanita. Lalu, saat ini semua wanita berkoar untuk menuntut kebebasan, para wanita pun terpacu untuk mengejar karir, meski hanya untuk meraih symbol status. Padahal tanpa disadari, banyak hal yang mereka petaruhkan, termasuk kadang tak menyadari bahwa mereka menjadi komoditas, para wanita dieksploitasi. Di media elektronik atau media cetak wanita dijadikan barang dagangan utama. Lalu inikah yang disebut emansipasi? Para ibu gagal mendidik anak-anaknya sehingga mereka menjadi anak yang terabaikan, baik dari segi pendidikan, perhatian dan akhlak. Jangan jadikan emansipasi sebagai alas an untuk melepaskan tanggung jawab sebagai seorang wanita dan sebagai seorang ibu 

Ibu Rumah Tangga, Pekerjaan Terhebat!
Bagi sebagian wanita, bekerja atau beraktivitas di luar merupakan kebanggan tersendiri. Dan tak jarang para wanita berpikir bahwa pekerjaan sebagai Ibu Rumah Tangga adalah pekerjaan yang membosankan, ketinggalan zaman dan tidak berkelas. Padahal jika ditelaah lebih mendalam, menjadi seorang ibu adalah pekerjaan paling mulia, paling berat dan paling hebat/ seorang ibu merangkap menjadi guru, perawat, koki handal, psikolog, bahkan menjadi tukang pijit yang dibumbui kesabaran dan kasih sayang, dan Cuma ibu lah yang bisa melakukannya 

Lalu apakah dengan tanggung jawab besar di pundak seorang wanita, ia tidak bisa berkarya? Tentu saja tidak, sama halnya seperti seorang pria wanita juga bisa berkarya, menunjukkan potensi-potensi hebat yang ada dalam dirinya. Islam pun tidak melarang hal ini. Hanya saja seorang ibu harus mampu mensinergkan perannya dan keluargalah yang harus menjadi peran utama Banyak tokoh wanita inspiratif yang bisa kita lirik ceritanya, seperti Asma Nadia, seorang penulis novel inspiratif, ^^ dia wanita, tapi dia bisa menunjukkan karya-karyanya, tanpa meninggalkan kewajiban nya sebagai seorang istri dan ibu. Yup ^^ di tangan ibulah lahir generasi yang cerdas dan bermoral. Itu semua berada di pundak kartini-kartini Indonesia. Lalu siapkah kartini masa kini menjadi ibu yang melahirkan seorang pahlawan bagi bangsa???

Wanita Jangan “Katro”
Mungkin terdengar agak kasar, “wanita jangan katro”, tapi inilah yang seharusnya dipikirkan oleh seluruh wanita di Indonesia menurutku. Sebagai seorang pendidik bagi keluarga, dan juga sebagai pilar bangsa ini. Wanita Indonesia harus cerdas dan bermoral. Cerdas dalam segala lini kehidupan. Seperti RA.Kartini yang menuangkan ide-idenya membuat sekolah wanita, menulis buku, bahkan berkorespondensi dengan teman-teman beda Negara. Dan ini membuktikan bahwa kartini cerdas dan “gx katro”.

Dan sebagai kartini di era digital saat ini, wanita sering diidentikkan “kurang melek teknologi” , padahal wanita mempunyai multi job, dan tentunya dengan teknologi wanita dapat terus mengembangkan pengetahuannya, dan bahkan berkesempatan untuk mencari nafkah. Banyak wanita hebat yang sukses dalam bidang teknologi seperti Tri Mumpuni, Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (Ibeka). Nama Tri Mumpuni benar-benar memberikan sinar harapan bagi Indonesia. Bersama suaminya, Iskandar Budisaroso Kuntoadji, wanita yang lahir tanggal 6 Agustus 1964 telah membangun beberapa pembangkit listrik mini bertenaga air di Indonesia. Sudah 60 lokasi mereka terangi dengan listrik. Nama Tri Mumpuni bahkan disebut Obama dalam kesempatan pertemuan para wirausaha dari negara-negara muslim, termasuk 9 wirausahawan dari Indonesia di Gedung Putih pada tanggal 26 April 2010 lalu. Atau tokoh luar seperti Carol Bartz, CEO Yahoo. Menjadi CEO dari perusahaan sekelas Yahoo bukanlah perkara mudah, akan tetapi Carol Bartz berhasil membuktikan diri bahwa mengelola situs dengan pengunjung ketiga terbanyak di dunia ini dapat dilakukannya dengan baik. Tidak mengherankan bahwa dengan keberhasilannya ini Bartz dinobatkan oleh Forbes sebagai wanita paling berpengaruh nomer 42 di dunia. ^^

Mungkin kita sebagai wanita berpikir impian itu terlalu muluk. Tapi kartini era digital saat ini bisa kok^^ asal mau memanfaatkan potensi yang ada pada dirinya  seperti yang saya singgung tadi kartini “jangan katro”. Teknologi dan informasi harus bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.

Menjadi Perempuan berwawasan dengan Teknologi dan Informasi
Apa yang tidak bisa dicari dengan teknologi, contohnya saja internet, internet bisa diibaratkan sebagai buku resep bagi ibu-ibu, kamus berjalan, referensi digital dan semuanya ada, jika perempuan Indonesia memanfaatkannya secara maksimal. Tentu saja, wawasan akan bertambah dan terutama ibu-ibu gx akan ketinggalan berita kalau anak-anaknya sibuk dengan facebook atau twitter, sehingga bisa memberikan pengertian pada anak-anak mereka untuk hati-hati dalam berteknologi^^

Menjadi Perempuan Kreatif
Seperti halnya lomba yang diadakan xl dan Indonesia berprestasi, nyatanya telah membuka peluang bagi semua orang terutama wanita dalam menunjukkan potensinya. Potensi menulis dan berkreatifitas. Lewat blog wanita utamanya bisa menuangkan ide-ide yang mungkin selama ini terpendam  mungkin suatu saat dengan media blog, itu akan menjadi ladang kita untuk berkiprah sebagai penulis.^^ jadi kemudahan-kemudahan saat ini harusnya membuat perempuan Indonesia lebih cerdas dan kreatif^^

Masih banyak hal yang bisa dilakukan perempuan Indonesia dengan segala kemudahan teknologi dan informasi saat ini. ^^ dan tentunya tidak meninggalkan kewajiban sebagai seorang ibu, istri dan pendidik bagi keluarganya ♥

Selamat Hari Kartini^^
semoga Kartini Digital Indonesia, bisa menjadi pribadi yang cerdas, kreatif tapi tetap mengerti kodratnya sebagai seorang Wanita :)


*puisi yang digaris miring, merupakan puisi penulis sendiri berjudul Membaca Biografi Kartini ^^

Saturday, April 16, 2011

Pelatihan Dasar Pengelolaan BTM

15 comments :
alhamdulillah kelar juga pelatihannya, setengah bulan di pekalongan... rindu juga ama bengkulu :D
syukurlah sekarang sudah nyampe lagi di bengkulu^^ dengan sehat dan selamat walau sebenarnya agak gx enak badan karena perubahan cuaca :p
satu hal yg nyebelin -.-'
kameranya rusakkkkkkkkk ..... oh tidak.....jadi foto2nya seadanya aja -.-' padahal chika keliling kemana2 hue hueee

ada tugas berat yang harus dilaksanakan setelah ini
yaitu pendirian BTM bengkulu di tengah kewajiban chika menyelesaikan skripsi
mudah? tentu tidak BTM yang bisa dikatakan mini bank ini butuh banyak modal dan persiapan -.-'
belum lagi, btm ini menerima tabungan bukan hanya dikantor, tapi tabungan yang dikumpulkan di pasar2, sekolah-sekolah dan tentunya bersahabat dengan masyrakat menengah kebawah,,
selain itu btm juga menyalurkan dana pada masyrakat yg membutuhkan dengan pembiayaan yang ringan, degan prinsip syariah (bagi hasil)
walau agak pusing tetap semangat^^
semoga dimudahkan :)

manaer BTM wirades pekalongan memberikan materi tentang BTM
chika sok memperhatika hihiii *yg pake jilbab hitam :p

foto bareng didepan BTM, tapi ini pose gx jadi :p

Saturday, April 9, 2011

BTM Wiradesa Pekalongan, Here I am

13 comments :
assalammualaikum^^
semuanya apa kabar nya :(
dah kangen banget pengen ngeblog tapi baru bisa sekaramg ^^
maaf karena gx sempet kabar-kabarin *hihii sok pede ya

ceritanya begitu mendadak banget 
tiba-tiba tanggal 31 Maret chika disuruh menggantikan teman untuk mengikuti pelatihan dasar pengelolaan koperasi jasa keuangan syariah Baitut Tamwil Muhammadiyah... di BTM Wiradesa, Pekalongan...

akhirnya tanggal 2 chika berangkat dari bengkulu menuju jakarta, nyampenya malem langsung ke bekasi, gx sempat mau sms teman2, buat kopdaran wkekee....setelah itu tanggal 3 langsung berangkat ke pekalongan, dan ampe sekarang masih di wiradesa...


kegiatan ini berlangsung selama 2 minggu, 1 minggu full teori, 1 minggu pemagangan, materinya ya bagaimana mengelola BTM sebagai jasa keuangan syariah^^ dan sebagai salah satu alat dakwah muhamamdiyah dalam bidang perekonomian. Chika dan satu orang teman (mba meri) diutus untuk mempelajari bagaimana pembentukan koperasi jasa keuangan syariah ini sehingga bisa didirikan di bengkulu sebagai mitra Baitul maal muhammadiyah atau sering juga dikenal sebagai LAZIS Muhammadiyah...

jujur deh, benar-benar mumet... secara background pendidikan chika kan Pendidikan bahasa inggris, nah ini harus mempelajari akutansi dasar, keuangan syariah, menghitung bagi hasil, aplikasi MysQl... huaa..rasa nya kepala ni muter2 gx ada habisnya...

Tapi chika dan teman dikuatkan oleh Manager BTM Wiradesa, karena niat pembuatan BTM ini adalah sebagai ladang dakwah diantara Koperasi dan bank konvensional, sistem yang dipakai bukanlah bunga atau pajak, tapi bagi hasil yang disetujui oleh akad terlebih dahulu, baru tau ternyata banyak juga produk syariah yang di lakukan BTM ini, mulai dari Tabungan, simpanan berjangka, piutang murabahah, pembiayaan musyarakah, ijarah dan lain sebagainya, yang baru chika pelajari saat ini...

Eh ngomong-ngomong blogger ada yang tinggal di pekalongan gx sih???
chika disini masih 7 hari lagi lho hehee.... 
masih banyak yang mau diceritain tapi ntaran aja yah,,, ini juga nyuri2 waktu ke warnet, abisnya warnetnya jauh.... hahaa....

oh ya.. maaf ya gx bisa blogwalking dulu^^
miss u all :*
assalammualaikum :)