Tuesday, March 29, 2011

Maaf Tuk Berpisah

16 comments :
aku tahu bahwa ku tak akan sanggup untuk ini
aku tahu bahwa aku akan kacau
sehebat apapun aku menahannya
maka aku tetap akan tumpah
tumpah sejadi-jadinya
bukan karena menyesal, tapi menyadari kebersamaan selama ini
namun ini yang terbaik, hingga suatu saat nanti
jika aku masih ada di bilik-bilik hatimu...
kau tahu bahwa penantian itu hanya untukmu
di saat yang tepat nanti


Maaf Tuk Berpisah
(Tashiru)

Kau tahu tentang hatiku yang tak pernah bisa melupakanmu
Kau tahu tentang diriku yang selalu mengenangmu selamanya
Kini kusadari Bahwa semua itu
Adalah salah, juga keliru
Akan membuat hati menjadi ternodai

Maafkanlah segala khilaf yang tlah kita terlewati
Tlah membawamu kedalam jalan yang melupakan tuhan
Kita memang harus berpisah
Tuk menjaga diri
Untuk kembali mngarungi hidup
Dalam ridho ilahi

Kutahu bahwa dirimu
Mendambakan kasih suci yang sejati 

Kuyakin bahwa dirimu
Merindukan kasih sayang yang hakiki

Kini kusadari Bahwa semua itu
Adalah salah, juga keliru ooo
Akan membuat hati menjadi ternodai

Dan bila takdirnya kita bersama
Pastilah Allah akan menyatukan kita



*cungkring : rasaku tak pernah berubah saat pertama kali rasa itu ada, tapi karena aku begitu menyayangimu, aku inginkan lebih baik, jangan sampai rasa ini menjauhkan kita dari Tuhan. Maaf telah membuat mu sejauh ini. sekali lagi penantian itu hanya untukmu, sampai saat yang tepat itu tiba :)

Monday, March 28, 2011

Random (Waktu itu, Kemaren, Malam Tadi, Pagi ini)

17 comments :
Assalammualaikum wr.wb

waktu itu
3 buah lomba membuat chika senang, yang satu juara 1, dan 2 lainnya walaupun gx juara tapi termasuk naskah yang akan dibukukan, berarti ada 3 calon buku ^^

kemaren
chika pernah cerita kan kalo chika banyak ikut lomba kepenulisan... tepat tanggal 25 maret 2011.... chika jadi nelangsa wkwkw.... abisnya pada hari itu ada 3 pengumuman lomba kepenulisan, Antalogi orang miskin dilarang kawin, horor kelahiran unsa, dan sastra imajinatif tentang kemiskinan,.... harapan akan ketiga lomba itu kandas, karena tak ada namaku disana.... >.<

masih kemaren
Anin... murid kelas 2 sd chika yang paling ngegemesin, bertingkah di luar nalar. si Anin gx mau belajar, dia maunya ngegambar... chika ikutin kemauannya, tiba-tiba dia ngamuk karena dia salah ngegambar dan dia gx punya penghapus. dia maksain mau penghapus saat itu juga, sedangkan dia dan chika gx punya penghapus, mau ke warung lagi hujan badai -.-' dia nangis sambil guling-guling di karpet, ngomong kalau perutnya sakit... Chika kehabisan akal, chika buatin dia teh hangat (karena ayah nya gx ada) lalu kebetulan chika ngebawa roti, rupanya si Anin kelaparan sampe gx mood semuanya. Setelah makan dan minum teh, dia semangat banget mau belajar bahasa inggris, ampe magrib chika gx boleh pulang buat nyeritain dongeng lagi ama dia -.-'

kemaren juga
chika berubah jadi pemalas akut... semua orang jadi aneh ama chika.... dan semua orang chika marahin...semua orang chika buat bete dan chika jadi bete juga.... ampe kucing dirumah chika ikut marahin karena ngental ngentol gx jelas... duh ya Allah maafkan diri ini -.-' 

masih kemaren
chika kecapean banget, jadi sehabis isya langsung ketiduran di atas sajadah, belum makan dan gosok gigi wkwkk... tiba-tiba chika terperanjat (gx sadar) berteriak kayak orang apa gitu "IBu....." teriaknya keras banget, ampe tetangga sebelah denger. Ibu, ayah dan adik jadi kaget bukan kepalang, chika dikirain kesurupan... lalu dikasih minum, dibaca-bacain ayat AlQuran, trus chika senyum (masih gx sadar) terus bobo lagi.... aneh banget kan??? ini kejadian kedua dalam bulan ini. Setelah konsultasi dengan seorang guru ngaji, chika katanya kecapean dan kemungkinan ada gangguan jin, jadi disaranin diusahain maksimal sebelum tidur baca almatsurat, surat alfalaq, al-ikhlas, an-naas, dan ayat kursi, terus dibaca ampe ketidur, dan malam tadi alhamdulillah tidurnya nyenyak -.-' semoga gx lagi-lagi kayak begini....

malam tadi
ada suprise dari mba Ivonie Zahra yang komen di postingan chika, beliau ini penulis yang chika suka banget tulisannya, baik puisi atau cerpennya^^.... kmaren itu pernah ikut lomba mba Ivone di multiply, tulisannya ada disini gx menang sih hihiiii, dan ternyata mba Ivonie mengumpulkan kisah-kisah yang menurutnya mengandung ibroh, dan akan dikirimkan ke penerbit^^ ada 26 tulisan yang tergabung disana... infonya disini 
chika doain sukses mba prosesnya :D  jadi gx bete lagi.....

pagi ini
dosen pembimbing yang satu ini lama banget kalo meriksa skripsi.. dah 1 minggu lebih... dah diuber-uber masih aja... malah lebih parah temen chika udah sebulan gx diperiksa-periksa juga.... ya Allah mudahkanlah supaya wisuda tahun ini... kasian orang-orang yang berharap banyak pada orang sepertiku -.-'

Sekian postingan random dan campur aduk ini, semoga berkenan membacanya^^
happy blogging 
assalammualaikum wr.wb

Saturday, March 26, 2011

Dialog Bisu

24 comments :
Senja tak seperti biasanya
Aura jingga tak kutemukan dalam persembunyiannya
Hanya samar-samar kegelapan
Tak ada camar, tak ada angin pantai yang biasa kutemui
Hanya diam membisu

Ry terkesima membaca sebuah pesan singkat yang masuk ke hapenya. Dibacanya berulang-ulang, berkali-kali pula ia berdecak kagum. Sms itu dari Rani, seorang sahabat yang tak pernah ia tahu seperti apa wajahnya, seperti apa rupanya, bahkan seperti apa kah suaranya. Lembutkah, atau keras seperti watak orang sumatera biasanya. Yang ia tahu Rani adalah seorang wanita yang begitu tertutup terhadap identitasnya, namun Ry tak pernah mempermasalahkan itu. Ry sudah cukup senang dengan persahabatannya dengan Rani. Setiap ada masalah Rani selalu bisa menenangkannya.

Perkenalan mereka berawal dari sebuah forum di Internet. Awalnya biasa saja, selanjutnya sensasinya ruaarrr biasa… hahaa… Ry yang begitu ceplas ceplos tak menyangka bisa mempunyai sahabat yang begitu pendiam dan polos.

Ry : Puisi sendiri ya Ran??
Rani : Ya iyalah, emang puisi siapa lagi…
Ry: Kirain puisi siapa gitu :D
Rani: kalau puisi orang lain pasti deh aku kasih tau pengarangnya
Ry : iya.. iya… jangan marah dong
       Oh ya Ran, minggu depan aku mau jalan-jalan ke Yogya lho, kamu tinggal disana kan. Ketemuan yuk, aku penasaran ama kamu! ^_^ sekalian ajakin aku jalan-jalan keliling jogja ya yaa…ntar aku deh yang mampir ke rumahmu.
Rani: hmm…
Ry : kenapa Ran, bisa kan… aku telpon ya sekarang, sekali ini aja ya….

Sepeluh menit Ry menunggu balasan dari Rani di yahoo chat nya, namun Rani membisu tak menjawab. Ry kebingungan, Rani selalu begini saat Ry ingin menghubunginya via telpon. Tiba-tiba diam seolah marah, jika ditanya mengapa Rani hanya menjawab seadanya, lebih suka via chat atau sms, karena lebih leluasa.

Ry : Ran maaf ya, tapi aku memang ingin bertemu, bukan untuk macam-macam kok. Ya.. tunggu aku ya minggu depan ^_^

Ry tak menyangka percakapannya dengan Ry sore itu adalah komunikasi terakhirnya dengan Rani. Sejak itu Rani tak pernah menghubunginya bahkan sekadar membalas salamnya di yahoo ataupun di sms. Ry benar-benar kebingungan. Padahal ia akan segera berangkat ke yogya, untuk siapa lagi dia kesana, selain bertemu dengan sahabat baiknya itu.
***
Ry tiba di Jogja dengan hampa, disusurinya Jl. KH Ahmad Dahlan dengan tatapan nanar, harusnya ia bisa bercengkrama bersama Rani sore ini. Tapi Rani tak kunjung menunjukkan keberadaannya. Tiba-tiba sebuah sms masuk, Ry tergopoh-gopoh mengambil hapenya.

Ry, maaf… aku hanya tak mau kamu kecewa, tapi lebih baik daripada terlambat, aku tunggu di taman dekat Keraton.

Wajah Ry sumringah, tempat ia berjalan kita tak begitu jauh dengan Keraton, setengah berlari Ry menyusuri taman. Dilihatnya segerombolan muda mudi bercengkrama. Tapi dimana Rani? Hatinya bertanya-tanya.
Tiba-tiba seorang perempuan berjilbab coklat menghampirinya. Wanita itu tersenyum simpul, menampakkan lesung pipit di kedua belah pipinya. Manis… manis sekali menurut Ry. Ry terkesima hingga tak dapat berkata-kata. Wanita itu tersenyum lalu menundukkan pandangannya.

“Rani… rani….” Tanya Ry gelagapan. Wanita itu mengangguk kecil.

“Subhanallah… dari mana kamu tahu ini aku. Kenapa tiba-tiba kamu tak menghubungiku, aku benar-benar kebingungan Ran. Tapi syukurlah kita bertemu sekarang, banyak hal yang ingin kubicarakan.” Ry masih gelagapan menghadapi Rani. Namun, tiba-tiba air muka Rani berubah, wajahnya tak secerah tadi. Dan Ry terkesiap memperhatikan air mata yang tiba-tiba mengalir dari mata indah Rani. Rani tak bicara sepatah katapun, ia menyerahkan sebuah kertas pada Ry.

Maaf Ry aku tak bisa bicara.

Ry menatap Rani sedih, selama ini Rani tak mau berkomunikasi via telpon bukan karena ia sombong, atau bahkan dia tak mau bicara pada Ry. Tapi karena keterbatasan yang tentu bukan kesalahannya.

“Rani… apa kau pikir, aku akan berhenti jadi sahabat mu hanya karena ini. Menjadi temanmu adalah indah. Aku hanya ingin berteman, tidak ada alasan lain. Bukan karena rupa apalagi suaramu.Bukankah persahabatan itu tak butuh alasan” Ry tersenyum simpul menenangkan hati Rani. Rani yang tadi terisak sekarang berubah ceria. Dipeluknya Ry erat sambari terisak. Ry pun ikut terisak.

Sebuah Percakapan bisu di Mailoboro terasa hangat. Biarlah kata tak bisa mewakilinya, namun hati mereka saling menyatu, bercengkrama dalam indahnya senja.

Untuk seorang teman yang selalu di hati.

naskah ini kemaren chika ikut sertakan dalam Lomba Long Distance Friendship ^^ alhamdulillah masuk 24 besar walaupun gx jadi juara 123 hehee... insyaAllah naskah LDF lain bersama 100 naskah terbaik akan dibukukan :) 

Friday, March 25, 2011

Dopi, Si Detektif Lumba-Lumba

18 comments :
Negeri Seribu pulau.
Negeri bawah laut yang begitu indah. Disana tinggallah berjuta-juta makhluk ciptaan Allah dengan berbagai jenis bentuknya. Mulai dari ikan, cumi-cumi, gurita, udang bahkan ubur-ubur. Mereka hidup rukun dan damai karena mereka memiliki pemimpin yang bijaksana, yaitu Baginda Paus Biru. Baginda Paus Biru tidak tinggal di kerajaan yang harus ia tempati, Baginda Paus Biru malah memilih tinggal di rumah sederhanannya bersama istri dan anak-anaknya. Karena kebijaksanaan dan kesederhanaannya itu semua penghuni Negeri Seribu Pulau sangat menghormatinya.

Begitu juga dengan Dopi, lumba-lumba cerdik yang diangkat menjadi panglima di negeri seribu pulau. Dopi sangat ahli dalam mengontrol semua hal yang terjadi di Negeri Seribu Pulau. Jika ada kekacauan sedikit, pasti Dopi lah yang pertama kali akan datang untuk mendamaikannya. Bahkan Baginda Paus Biru pun sering kebingungan, bagaimana Dopi bisa mengontrol keamanan Negeri Seribu Pulau dengan begitu rapi dan tak ada yang terlewatkan. Setiap ada masalah, pasti Dopi yang paling tahu seluk beluk masalahnya. Dan Dopi selalu membawa benda seperti box tipis yang bisa memunculkan gambar-gambar dan kejadian-kejadian. karena itulah, penduduk Negeri Seribu Pulau menjulukinya Si Detektif Lumba-Lumba.

Suatu hari, saat Baginda Paus Biru sedang mengadakan rapat dengan Dopi dan pasukan yang lain-lain.  Tiba-tiba alarm bahaya Negeri Paus Biru berbunyi. Bunyinya begitu keras, sehingga mengejutkan seluruh penduduk Negeri Seribu Pulau.

Wednesday, March 23, 2011

Surat Kecil untuk Dija

25 comments :
Assalammualaikum wr.wb

Dija sayang, sebelum tante chika memulai surat ini, yuk kita berucap “Alhamdulillah” karena Allah tak henti memberikan kasih sayang Nya, pada tante chika, tante elsa, dija dan keluara. Dan karena kasih sayang Allah jugalah Dija bisa tumbuh menjadi anak yang cantik, mulai dari keluar dari rahim Bunda Noni hingga Ulang Tahun Dija saat ini.

Dija Sayang,
Kasih sayang Allah itu tidak terhingga. Bunda Noni dipanggil saat melahirkan Dija juga merupakan wujud kasih sayang Allah. Insya Allah jika DIja terus mendoakannya, maka Bunda Noni akan bahagia disana. Dan teruslah berdoa, karena suatu saat nanti Dija akan dipertemukan dengan Bunda Noni di tempat terindah, InsyaAllah

Pertama kali tante chika mengenal dija karena ada 6th month give away waktu itu, lihat blog dija tante chika campur aduk rasanya, mulai dari seneng, gemes, sedih. Gemes karena lihat tingkah dija yang lucu, sedih karena Dija tidak memiliki kesempatan untuk melihat Bunda. Tapi jangan takut ya! Karena Allah itu tidak akan meninggalkan hamba-hambaNya. Dija punya keluarga yang sangat menyayangi ija, ada ayah, tante elsa, dan banyak blogger yang menyayangi Dija, termasuk tante chika. Walaupun kita belum pernah bertemu, tante merasa deket banget, semoga suatu saat nanti Allah memperkenankan kita untuk bertemu…

Tau gx, tante chika belajar banyak dari Dija. Untuk melalui proses kehidupan ini dengan ikhlas dan apa adanya. Tante gx terbayang, jika tante menjadi Dija, mungkin tante chika tak sekuat Dija.  Tante lagi belajar untuk selalu tersenyum seperti Dija, ^^ kalau tante chika lagi bĂȘte, liat blog dija, biasanya langsung tertawa lihat tingkah dija yang lucu banget dan ngegemesin, apalagi yang ileran itu lho, ampe repot tante elsa nya.. hehee.. juga waktu dija jadi sok cool pake kaca mata, pengen nyubitin pipi dija jadinya… boleh yaa… dikit aja dehhh…^^

Dija sayang, tante chika baru tahu lho kalau nama panjang Dija itu Khadijah. Subhanallah, semoga Dija bisa meniru dan mencontoh Ummu Khadijah. Beliau adalah istri Rasulullah yang sholehah dan selalu mendukung perjuangan Rasul. Tante harap begitu juga dija, Dija pasti juga akan bermanfaa bagi orang-orang yang menyayangi Dija.

Dija,
Hidup itu ada akhirnya… dan tujuan hidup sebenarnya adalah untuk akhir. Semua yang kita lakukan di dunia ini akan dipertanggungjawabkan di akhir nanti. Jadi lakukanlah yang terbaik untuk hidup ini, bemanfaatlah untuk semua orang, Bunda Noni, dan tentunya Allah pasti bangga sama Dija.

Jika suatu saat Dija sedih atau kesal. Ingatlah yang indah-indah. Ingatlah banyak orang yang menyayangi Dija. Karena ada teman tante yang bilang, kalau bersedih itu percuma! Apakah dengan bersedih kita akan menjadi kaya? Atau semua nya akan berubah? Bukankan bintang dilangit itu akan terlihat indah karena ada kelam! Begitulah pula hidup, kita akan tahu makna kebahagian, jika kita telah melewati berbagai cobaan ♥
Sebenarnya masih banyak yang pengen tante ceritakan, tapi takut kepanjangan. Hehee.. intinya Tante chika sayang banget sama Dija, dan berharap dija menjadi anak sholehah dan bermanfaat bagi orang lain….

Dan di surat ini tante punya kejutan buat Dija, tante selipkan rekaman suara tante special buat Dija… dan tante menyanyikan lagu special juga buat Dija. Jangan diketawain ya kalau suara Tante Chika Jelek, maklum… tante kan biduan gx jadi hehee….oh ya karena kesulitan buat masukin ke blog tante uplod dizidu walaupun agak susah^^ 
kalau berkenan silahkan buka dan download disini ya sayang DISINI


Happy B’Day for dija, semoga jadi Anak yang solehah, baik hati, tidak sombong, rajin menabung dan hafal rukun islam dan rukun Iman hehee…^^

Semoga Allah selalu menyayangi Dija


Luv u ♥
Assalammualaikum wr.wb


surat kecil ini dikhususkan untuk Dija, dalam rangka Dija's First Give Away

Tuesday, March 22, 2011

Akhirnya kelar (Pesen Yuuk)

14 comments :
Alhamdulillah buku kumpulan Puisi dan Cerpen nya Ayah sudah jadi :)
dengan susah payah, karena kemaren cover yang item itu kelihatan terlalu gelap
akhirnya diganti covernya
dan alhamdulillah sudah live di nulisbuku
maksih buat  nulisbuku yah^^

Aku Ingin Rebah di PelukMu
penulis: Harlisman Fasha
0 Colour Pages & 108 B/W Pages
Harga: Rp 35000 (belum termasuk ongkos kirim)


yang berminat untuk memesan ^^

silahkan hubungi chika rei untuk pemesanannya
bisa lewat pesan fb : Chika Rei
atau email : chika_rein2000@yahoo.com
atau contact ke : 085221212245

kalo mau liat sampel nya bisa liat disni
http://nulisbuku.com/books/view/aku-ingin-rebah-di-pelukmu

Thursday, March 17, 2011

Keajaiban Itu Rindu

29 comments :
Cerita terakhir dari tiga rangkaian cerita dari Embun Pagi. Cerita sebelumnya dapat disimak pada Keajaiban Itu Pertemuan di myworldwords  dan Keajaiban Itu Cinta di Aku Ingin Pulang di Kala Senja
♥♥♥
“Raga…” Embun memanggil nama Raga dengan lembut.
“Ada apa Embun?” Raga  menatap Embun dengan kedua matanya yang tajam. Embun Amora Bethari, saat menyebut nama itu, dadanya seoalah dialiri kesejukan. Embun, dia memang laksana embun di pagi hari yang menyejukkan kesepian dalam jiwa Raga. Pertemuan dengan Embun telah membuka matanya lebar-lebar. Embun bukan gadis biasa, ia luar biasa. Sakit yang ia alami saat ini, bahkan tak mengurangi semangatnya untuk mendaki Gunung Lawu, mimpi yang selama ini hanya ia pendam di antara lipatan agenda.
“Kenapa kau mau menemaniku hingga saat ini.” Pertanyaan Embun seketika membuat Raga terkesima. Dadanya berdegup kencang, tak tentu. Embun saat ini menatap matanya lekat, Raga bahkan tak mampu untuk membalas tatapannya.
“Aku…” Raga mengatur nafas nya agar tak terlihat gugup.
“Aku hanya ingin membantumu menggapai harapan mu,.. kesana…”Raga menunjuk Puncak Lawu yang sebenarnya tidak terlalu jauh lagi dari tempat mereka sekarang. Namun, melihat kondisi Embun, Raga tak bisa memaksakan. Jika terjadi apa-apa pada Embun, Raga tidak akan bisa memaafkan dirinya. Saat ini, yang terpenting baginya adalah ia bisa selalu bersama Embun.  Tak peduli apakah Embun tahu atau tidak akan perasaan yang saat ini menjalar di hatinya, yang terpenting Embun bahagia.
Embun tersenyum simpul, tampak lesung pipit dikedua pipinya.
“Terimakasih…” lagi-lagi Embun tersenyum yang membuat hati Raga semakin berdegup kencang.
“Tidak usah berterimakasih Embun, aku senang melakukan semua ini untukmu. Kau tidak memerlukan burung-burung kertas untuk membawamu ke puncak lawu. Cukup aku saja yang menjadi sayapmu.”
“Hahaa… kamu lucu…” Embun tertawa lepas memperlihatkan deretan giginya yang putih.
“Apa ucapanku tadi tidak terdengar romantis ya.” Raga menggaruk kepalanya yang tak gatal. Baru kali ini ada perempuan yang menyebutnya lucu.
“Hihii.. Raga.. boleh aku minta satu permintaan lagi.” Tanya embun ragu-ragu. Raga mengangguk pelan.
“Maukah kau membawaku hingga ke puncak. Aku masih kuat Raga, percayalah… aku pasti masih kuat bahkan untuk mendaki 2 puncak lawu.” Mata embun berbinar penuh harapan. Harapan itu begitu kuat hingga bisa mengalahkan rasa sakit yang menjalari tubuhnya. Raga tahu itu, tapi ia ragu.. takut jika terjadi apa-apa pada Embun. Wanita yang saat ini ia cintai.
“Embun… kau sangat lemah, kita bisa kesana lain kali. Jika tubuhmu sudah lebih kuat dari sekarang.” Embun terlihat ingin menangis, matanya berbinar menatap puncak Lawu.
“Tapi.. Raga…” Raga menggeleng. Ia tahu keputusannya ini akan membuat Embun sedih, tapi ia akan lebih sedih lagi jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan pada Embun.
“Baiklah, jika kau tak mau menemaniku, aku akan ke sana sendiri, dengan kakiku sendiri Raga.” Embun bangkit dari duduknya, Raga kaget lalu menahan Embun.
“Jangan memaksakan diri Embun. Aku janji jika kau sudah lebih sehat, aku akan menemani mu hingga ke puncak sana.”
“Raga, aku ini sakit… hidupku tak akan lama lagi, jika aku harus mati biarlah aku mati di puncak sana. Biarlah aku mati diantara hamparan edelweis, biarkan aku menggapai mimpi terakhirku… jangan halangi aku…” tangis embun pecah, isaknya membuat hati Raga semakin perih.
“Jangan menangis Embun.” di hapusnya air mata Embun perlahan.
“Kau tahu janji seorang lelaki kan, aku janji akan membawa mu ke puncak sana, apapun yang terjadi. Sekarang jangan menangis lagi, aku tak sanggup melihatmu terus menangis.” Perlahan disekanya air mata Embun yang terus mengalir. Embun yang mendengar perkataan Raga, langsung tersenyum senang.
Perjalanan menuju Puncak ternyata tidak mudah. Raga dan Embun harus berhenti beberapa kali, karena Embun terlihat letih. Wajahnya pucat dan sesekali ia muntah-muntah. “Embun, kita harus berhenti sampai disini.” Ucap Raga cemas melihat kondisi Embun yang begitu lemah. “Raga kau bukankah sudah berjanji apapun yang terjadi akan membawaku melihat edeilweiss.” Jawaban Embun membuat Raga bimbang, Ia telah berjanji. Dan pantang baginya mengingkari janji.
“Baiklah. Tapi kau harus naik ke punggungku.” Ungkap raga sedikit ragu-ragu.
“Tapi…”
“Tidak ada tapi-tapian, aku tak mau terjadi apa-apa padamu. Biarlah tas kita tinggalkan disini, jika kita sudah sampai puncak, aku akan mengambil barang-barang kita lagi kesini.” Kali ini Raga tak ragu-ragu. Embun tampak sungkan jika harus merepotkan Raga sejauh ini. Tapi Embun tahu, Raga tak pernah main-main dengan ucapannya.
Perjalanan ke puncak yang biasa dilalui Raga kini terasa berbeda. Ada embun di punggungnya yang sedari tadi terus mengucapkan terimakasih. Sesekali Embun menyeka air matanya.
“Raga… harapan dan mimpi itu bisa mengalahkan apa pun. Bahkan pada saat kita terlihat begitu lemah dan tak berdaya. Harapan memberikan kekuatan yang tak terduga. Apalagi orang seperti aku, jika tak punya harapan dan mimpi mungkin akan begitu cepat menyerah dan pasrah.” Raga tersenyum. “Benar Embun, sama seperti saat ini, harapan ku adalah memenuhi harapanmu hingga aku bisa bertahan membawamu hingga kita bisa melihat keabadian edeilwiess yang terhampar di Puncak Lawu. Hingga aku bisa melihat tawa lepasmu lagi, dan meyakinkan bahwa aku sanggup menjadi sayapmu bahkan menjadi kaki dan tanganmu.” Ungkap Raga dalam batinnya.
♥♥♥
“Embun… bangunlah… lihatlah apa yang ada di depanmu.” Raga hampir menangis melihat embun terkulai tak berdaya. Perlahan matanya membuka, lalu ia tersenyum melihat hamparan edelweiss di hadapannya. Satu keinginan terbesarku akhirnya terwujud. Dan aku tak akan melupakan semua kebaikanmu. Ungkap Embun dalam hati.
“Terimakasih raga…terimakasih…terimakasih…” embun menangis sambil memejamkan matanya. Hatinya begitu bahagia, walaupun kini kepalanya terasa begitu sakit.
“Embun… bangunlah…jangan tidur…” Raga berteriak histeris.
“Raga… aku hanya letih, aku tidak akan mati disini, aku tak akan merepotkanmu untuk membawaku ke bawah lagi…” tiba-tiba saja Embun bangkit dari tidurnya dan mengucek-ucek rambut Raga. Mereka tertawa bersama.
“Ini untukmu Embun.” Raga memberikan gelang hitam kesayangannya pada Embun. Embun menerima dengan hati, dan langsung memakainya.
“Dengan ini sepertinya aku jadi lebih kuat ya Raga.” Raga tersenyum simpul melihat kebahagiaan embun.
***
Edeilweiss… bunga abadi, seabadi cinta Raga pada Embun. Entah ini minggu ke berapa sejak pendakian mereka ke gunung Lawu dan Embun sekarang entah dimana. Raga mencoba mencari kemana-mana, namun tak jua ia temukan jejak Embun. Padahal Embun berjanji jika ia telah sehat, ia akan kembali menemui Raga. Di sini, di Gunung Lawu. Tempat dimana Raga saat ini berjalan gontai. Sembari mengingat-ingat perjalanannya bersama Embun, Embun Amora Bethari, gadis yang begitu ia cintai,  tak bisa dipungkiri Raga begitu merindu akan kehadiran Embun.

Kemana langkahku pergi
Slalu ada bayangmu
Kuyakin makna nurani
Kau takkan pernah terganti

Di saat yang sama, dari sebuah jendela yang menghadap persis ke arah Gunung Lawu, seorang wanita tengah asyik memotret  ke arah puncaknya. Sesekali dilihatnya gelang hitam di tangannya. Lalu menarik nafas dalam-dalam. Ia begitu merindukan pemilik gelang itu.

Walau ke ujung dunia
pasti akan kunanti
Meski ke tujuh samudera
pasti ku kan menunggu

Tulisan ini diikutsertakan dalam kontes Pagelaran Kecubung 3 Warna di newblogcamp.com.

Tuesday, March 15, 2011

Horay!!!

28 comments :
assalammualaikum
pagi semuanya^^
Di pagi yang dingin karena hujan ini semoga tetep semangat yah..
Di pagi selasa ini chika sueneennggg banget hihiii
jadi pengen nyengir-nyengir terus...
ada apa sih???
ntar ya ceritanya :D

kita flash back dlu dengan hal apa saja yang chika lakukan sebulan terakhir ini. Wkekee.. dari email seorang teman,yang mengirimkan begitu banyak event lomba kepenulisan bulan februari, Chika akhirnya mengenyampingkan skripsi. Skripsi dan referensinya chika pajang rapi di jajaran etalase toko :p

Entah kenapa bulan itu chika semangat banget pengen ikutan lomba nulis, mulai dari yang diadakan kompas dan Aqua, trus network beatblog contest,  lomba FF perjodohan Hasfa Publisher, Lomba Cerita Sekolah Sekolah Menulis Tinggi Jogjakarta, Lomba FF Long Distance Love Leutika Publisher dan Mayasmara, Lomba Kisah Serba Serbi Ujian Nasional (SSUN), Lomba Long Distance Freindship, Lomba antalogi kata Siapa orang miskin dilarang kawin, dan banyak lagi wkwkw....

Gara-gara lomba seabrek itu, kepala chika jadi puyeng karena semangat banget mau ikutan tuh lomba hahaa.. ampe-ampe berapa kali ditegur oleh teman dekat
"Rei..! pikirkanlah skripsi tuh! yang lain dah pada seminar, eh ini keasyikan aja Online mulu" pletak! pengen banget ngejitak kepala mereka2 itu...
dipikir chika online cuma buat facebookan doang apa jiaaa -.-'

Sebulan gx ngerjain skripsi chika kan punya target, ngeborong lomba-lomba itu,, dan menyelesaikan buku ayah yang alhamdulillah dah rampung....

Dan sekarang chika pun ngeuber-uber dosen hehee...
sambil berharap-harap bisa menang diantara lomba-lomba itu....

pengumuman lomba STMJ dah keluar : dan dari 30 naskah yang lolos gx ada nama chika huaaa....*sedih*

selanjutnya....
tadi pagi lomba Kisah serba serbi UN (SSUN) dah keluar....
*pertama buka lewat handphone... udah pasrah banget karena ada 179 naskah dari 172 peserta yang harus bersaing memperebutkan 30 besar untuk jadi antalogi buku. dan hanya 2 orang pemenang dengan nilai tertinggi dan favorit yang dapet hadiah...

sengaja ngebuka pengumuman lihat dari bawah, siapa tahu nama chika nyangkut di nomor paling bawah...
tiba-tiba... hujan turun deras *glek* sambil nelen ludah kaget liat pengumumannya....


sambil loncat-loncat meluk adek di sebelah.... chika teriak-teriak kegirangan (*lebay banget nggak sih*) mohon dimaklumi yah... ini pertama kalinya nama chika diurutan pertama lomba beginian hihi...Alhamdulillah...^^ jadi gx sia-sia selingkuh dari skripsi hihii...... Chika juga tambah semangat ikut lomba nulis lagi^^

*dengan harapan lomba-lomba yang belum ada pengumuman, smoga nama chika nyangkut lagi disana... amin.... (*diaminin ya yang baca*) hiii

Monday, March 14, 2011

Gara-Gara Status

24 comments :
Assalammualaikum^^
siang semuanya...
kali ini mau cerita tentang status di facebook :D
Pernah nggak sih sahabat blogger buat status yang ditujukan untuk orang tertentu, eh malah orang lain (yang sebenarnya gx ada hubungannya ama status itu) jadi tersinggung/ ngerasa diomongin ^^

Nah...malam tadi chika sebenarnya nggak punya niat untuk nyinggung seseorang, tapi gx tau kenapa karena udah sebel dan badmood jadi pengen nuangin kekesalan itu lewat status

.Ceritanya chika kesal karena ada seseorang yang menjanjikan sesuatu dan akan menepati janjinya itu pada hari "H" tapi ternyata malah dia gx menepati janjinya. Sudah chika ingatkan, dan dia kembali berjanji untuk menepatinya pada hari selanjutnya. Hingga 5x chika dibohongi terus, yo wis lah. chika sudah ngingetin. :(
Karena kalo nggak diingetin ntar chika juga yang salah. tapi mau gimana lagi, udah diingetin, dia cuek-cuek aja... yaa ikhlasin ajaa...

Nah ... yang terjadi malam itu, adalah... Malah terjadi salah paham.. hihi... orang lain yang merasa punya janji ke chika jadi minta maaf wkekekee... Dulu dah lama, ceritanya dia pengen mesen gantungan gunci Red Collection, tapi hanya sebatas wacana. chika juga nganggapnya biasa aja bukan janji , kalo ada orang nanya-nanya. namanya juga jualan ekekkee....





Setelah itu chika cek pm :D

Hoalahhhh... itu anak langsung mesen gantungan kuncinnya..... Chika bener-bener jadi gx enak... kesannya kayak dia terpaksa mesen karena status chika itu...
Setelah chika minta maaf dan konfirmasi, dia kekueh mau mesen...
Ya dah lahh... anggap aja Status berbuah Rejeki hihii...
Sebagai permintaan maaf, chika kasih diskon 25% untuk pemesanannya^^

Selain itu, ada beberapa sms yang masuk ke hape chika... diantaranya bilang gini :
1. "Rei maaf ya, aku lupa banget... Besok aku ke tokomu, kan aku janji beliin bakso, abs dari toko kita maem bakso" 
2. "Rei... hutang pulsa kakak berapa?? kemaren kelupaan!!"
3. "Rei.. besok ada di toko? aku mau ngembaliin buku. dah lama banget minjam *jadi malu*"

duh... duh.. jadi garuk-garuk kepala sendiri, *malu* sungguh gx ada niat buat menyindir orang-orang tersebut diatas.... tujuan chika itu cuma ke satu orang, yang sampai saat ini masih cuek-cuek aja :)
hihii....^^

ada yang pernah mengalami hal serupa??? salah paham gara-gara status^^

hihi.. ambil hikmah nya aja...
*janji adalah hutang, jadi jangan suka janji sembarangan (sambil mengingatkan teman-teman kalo chika punya janji tolong diuber dan diingetin) jangan sampai janji kita itu menghalangi kita untuk masuk surga ;)
*kalo buat status di facebook harus mikir akibat yang akan ditimbulkan :D jangan sembarangan nanti orang lain bisa sakit hati dan merasa disindir :D
*intinya jangan sembarangan, apalagi buang air sembarangan *nah lho ekekee

Sunday, March 13, 2011

Help! Postingan kok jadi double!!

22 comments :
Bingung >.<
udah dari kemaren log red collection jadi aneh
kok postingan chika di blog Red Collection (http://red-collection.blogspot.com/) kok jadi double-double gitu
jadi gx enak ngeliatnya...
misalnya kalo buka home harusnya yang nampil ada 3 postingan
ehh kok dibawah 3 postingan itu ada postingan yang sama juga

ada yang tahu kenapa bisa gitu???
tolong bantuannya donk :(

Friday, March 11, 2011

Persembahan untuk Ayah

36 comments :
Ayah memang seorang penulis
namun beberapa tahun terakhir ayah terlalu sibuk mencari uang untuk aku dan adikku
agar kami bisa menempuh pendidikan lebih daripada yang sudah dicapai ayah dan Ibu

Ayah memang hanya tamat SMA
tapi tulisannya kupikir tak kalah dari orang yang sudah menjadi sarjana sastra

Baginya menulis bukan untuk apa-apa
melainkan sebuah kecintaan yang dalam
seperti kata Ayah,
Ia adalah penulis otididak, di besarkan jauh dari tanah minang. 
Tapi masih menggunakan filosofi Minang Kabau “Alam Takambang Manjadi Guru” adalah mahakarya dari sang pencipta. 
Ia berguru pada Alam. Belajar pada kalam. 
Naskah-naskahnya terlahir, hasil persetubuhannya dengan alam.

entah telah berapa banyak naskah yang dibuat nya
banyak pula yang hilang

Memang, beberapa telah dibukukan dalam beberapa Antalogi :
Monolog (Bengkulu, 1994), Bunga Rampai  DIalog Budaya dan Parade Karya Se-Sumatera Jawa (1995), Refleksi Setengah Abad Merdeka (Surakarta, 1995), Basurek (Bengkulu, 1996), Puisi Antalogi Puisi Penyair Se Sumatera (Jambi, 1996), Maharaja Disastra (Bengkulu, 2005), Diraja Disastra (Bengkulu 2006)

Dan sejak chika membuat Blog Puisi Ayah yang berisi puisi dan prosa ayah, chika pengen banget membukukan karya-karya ayah dalam satu buku... bukan antalogi bersama penyair lainnya...

Alhamdulillah
setelah beberapa pekan mengumpulkan naskah-naskah ayah, baik itu puisi, cerpen, prosa, maupun jurnal yang sudah dibahas dan dibedah
buku ini chika persembahkan untuh ayah..
Semoga bisa melegakan hati ayah disela-sela susahnya^^

Mohon dukungannya dengan membeli buku ini 
hihiii *ngarepmodeon*

 
anak-anakku 
senandungkan terus lagu itu
sebelum sunyi datang menyilang
jangan pernah berhenti bernyanyi
saat ajal menjemputku nanti
Aku Ingin Rebah di Pelukmu
dalam kalimah
Laillahaillallah
Muhammaddhrasulullah
sampai menutup mata
selamanya
hingga akhir masa--
(Harlisman Fasha)

Kamis Ceria :D

20 comments :
Sore itu hujan, harusnya chika bisa lebih cepat tiba di rumah Anin, murid baru chika yang pernah chika ceritain disini. setiba dirumahnya chika disambut luar biasa oleh Anin, ayahnya dan adiknya yang super lucu. Kaget sih, habisnya kan jarang-jarang ayahnya ngajakin ngobrol, biasanya ayahnya langsung pergi lagi kerja. Chika memaklumi sih, ayahnya harus ekstra keras bekerja, ditambah lagi mengasuh Anin dan adiknya tanpa didampingi istri. Mami Anin harus bekerja di Jakarta. Chika disuruh makan kue dulu, minum teh, makan gorengan dulu. Jujur! chika bener-bener heran... dalam hati pikiran dah macam-macam *jangan-jangan ni diriku mau diberhentikan lagi jadi guru les, atau mau ditanyain kenapa nilai Anin tambah jeblok.

E..ee ternyata, Ayahnya Anin tiba-tiba memberikan amplop putih *yess horee
Chika : Pak kan harusnya tanggal 14
Ayah Anin : Oh gx apa-apa bu, saya takut kelupaan
Chika : Oh gitu, makasih ya Pak

Setelah itu Bapak Anin pergi...
Anin : Miss makasih ya
Chika: makasih apa sayang?
Anin :  sekarang rapot bulanan Anin gx jadi peringkat paling bawah lagi miss, kan kemaren anin peringkat 27 dari 27 siswa^^ sekarang dah naik
Chika : (*suprise &seneng banget* berharap si Anin paling gx 20 besar) Emang Anin jadi peringkat berapa?
Anin : Hihiii (si Anin malah ketawa-ketawa)
Chika : Eh pringkat berapa :)
Anin : EH ntar dulu miss, kalo naik peringkat miss janji buatin pin lolipop kan
Chika : Iya-iya (dah mulai gx sabaran)
Anin : Anin.... anin... peringkat.....
Chika: peringkat berapaa....
Anin : dua puluh enam *prok prok prok* si Anin tepuk tangan
Chika : *tersenyum antara senang dan sedih*

Hihii... satu bulan mengajar, alhamdulillah dia dah naik peringkat walaupun dari peringkat 27 ke 26 dan nilainya udah  rata-rata 7 ke atas kecuali matematika nya yang masih 5. Tapi kok tuh anak udah kesenangan banget ya cuma naik peringkat 26, hehe... Tapi ini sebuah kemajuan, semoga bulan-bulan berikutnya bisa terus naik nilainya amin...

dan.. satu kejutan lagi ternyata gajinya lebih dari kesepakatan hihii..... harusnya segini, ditambahin segini... wkwkk....


tambahan: untuk pemenang chikarei give away, hadiahnya dah chika kirim lho^^ moga sampai dengan selamat :)

Thursday, March 10, 2011

Me, What I Think, and What I Feel

36 comments :
siang itu saat pikiran begitu penat, aku tak bisa untuk tidak tersenyum melihat dia membuat sebuah puisi dengan fotoku di atasnya... ini puisinya :)


#1st
____
aku merindukanmu,
hingga hinggaplah gusar setiap kau lenyap kabar.
mata,hari tetap gelap sebab senyapmu berputar.
berpuluh gunung beratus wajah, tampakku hanya bayang berpusar.

kau warna bermilyar, dari putihmu yang berpendar.
kau gitar pengalun, nada tanpa senar.
kau bisik, tak dapat aku terlisik, hanya bisa kudengar.
kau menjadi rumah, menjadi tanah di setiap pijak langkah tersebar.
kau liar tanpa cagar, buas tanpa pagar.
kau lautan sepi tanpa pantai, aku daratan cemar penuh pasar.
kau udara, aku degup tanpa katup, lebur padamu sebagai sinar.
kau api tak bertepi, mata (se)pasang pengetahuan yang berbinar.
kau air, mengalir (di)pikir yang melesat memancar.

aku merindukanmu,
musnah sudah segala kaidah dan nalar.
bahkan setiap tak mengingatmu, rinduku api menjalar.

aku merindukanmu,
setiap dada ditabuh shubuh.
setiap kapal berlabuh. setiap kalimat menempuh
makna yang sudah (se)kian jauh.

aku merindukanmu,
biar setiap minuman meracuniku,
biar segala sehat menyakitiku, biar segala pikir telah akhir,
biar berkas, angka, dan sang kala bermuka petaka,
biar semua peta semakin membawa kabar samar,
biar sinar tinggal pudar,
biar segala yang tetap, berubah nanar.

aku merindukanmu, diam di kitaranmu, aku masuk di pusara(n)mu.
aku merindukanmu, di hilang-diri, melawan pencar
menjadi tubuh yang terus beredar.

aku merindukanmu, hingga getar.
sebagai tubuh, aku merindukanmu.
:)


makasih cungkring ^^
aku tahu kita begitu merindu
namun tak ada yang bisa kuucapkan selain
"bersabarlah" 
hingga pelangi itu memang akan menjemput kita :)

Sunday, March 6, 2011

Kuliah Tahsin

29 comments :
assalammualaikum^^
siang semua...
bingung ni chika mau cerita dari mana hehee...

Pagi ini seneng banget, karena chika memulai perkuliahan pertama.. eh bukan nya chika lagi nyusun skripsi ya? hee iya.. tapi ini kuliah yang lain :D yaitu kuliah membaca Al-Quran.. tahsin ini bisa dikatakan ilmu membaca Al-Quran mulai dari makhorijul huruf, tajwid dll.
kenapa mau ikutan kuliah tahsin??? bukannya dah bisa baca Al-Quran...

hmm.. begini... kebanyakan dari muslim dan muslimah merasa telah bisa membaca Al-Quran itu sudah cukup, padahal kita belum tahu apakah bacaan kita benar atau tidak. Sebagian dari kita bahkan melalaikan Al-Quran sebagai sebuah bacaan dan pedoman hidup. hayoo... satu hari berapa suratkah yang kita baca???

Tadi sempat ngedenger ceramah ustadz nya yang menyinggung QS Al Furqan ayat 30
dan Rasul (Muhammad) berkata." Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Quran ini diabaikan"
ternyata Al-Quran telah memprediksikan bahwa kaum muslimin nantinya akan mengabaikan Al-Quran itu, baik mengabaikan untuk membacanya, mempelajarinya bahkan mengamalkannya.

Seorang sahabat bertanya, "Kenapa harus belajar tahsin, bukankah yang lebih penting kita membaca dan mengamalkannya." Ya pernyataan itu benar, tapi bagaimana mungkin kita bisa menikmati bacaan kita jika tidak membacanya dengan benar. malah mungkin arti ayat-ayat yang kita bacakan malah berbeda. Begitu juga ketika kita merasa begitu bosan dan letih ketika membaca AlQuran padahal baru 1 lembar, hal ini disebabkan oleh bacaan kita yang belepotan. -.-' aduh malu banget chika ama diri sendiri...

Alhamdulillah berkat informasi seorang teman, chika dengan semangat mendaftar, eh taunya harus test dulu, biar bisa dibagi, kita masuk level berapa, level dasarkah, atau level yang lebih tinggi... setelah di tes chika taunya bacaaan chika selama ini masih banyak yang salah ckckck... dan akhirnya masuk level...... *rahasia ah.. malu hehe....
Ustazahnya menyampaikan apabila kita telah lulus level tahsin, maka bisa lanjut ke level talaqi dan tafidz.. subhanallah... ^^ Semoga perlahan-perlahan chika bisa menghafal Al-Quran amin ya Allah..Semoga dimudahkan... karena malu banget chika >.< Ngaku muslim tapi kok gx cinta dengan Al-Quran...

Yuk sama-sama memperbaiki bacaan Al-Quran kita, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. :) InsyaAllah jika niat kita baik maka akan dimudahkan... sebelum ngeblog gx ada salahnya baca 1 halaman Al-Quran, InsyaAllah ngeblognya jadi barokah... amin...^^


Rasulullah SAW bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Quran dan mengajarkannya" (HR. Bukhari)


*terimakasih teman-teman yang sudah menyemangati :) kepenatan itu berangsur menghilang, dan chika telah menemukan obat paling mujarab atas semua itu :)  

Saturday, March 5, 2011

Jalan Pulang (sebuah Mimpi)

19 comments :
Ada kerinduan terbesit diantara mimpi-mimpi selama ini...
saat membaca cerita-cerita tentang nikmatnya memperbaiki diri
nikmatnya belajar bangun malam walau harus disiram air,
ataupun nikmatnya belajar "mengaji" di ketenangan disana...


Sepertinya memang pernah bermimpi
saat aku berada di tengah-tengah santri yang sibuk berlomba menghafal kitab, lalu tersenyum puas
ada rona-rona bahagia yang kutemukan pada tiap wajah sederhana mereka
mimpiku panjang...
saat aku berlarian bersama menuju masjid
lalu menggingil menikmati embun di kala fajar
lalu kembali tersenyum
menyadari bahwa jika maut datang pada saat itu, perjalanan kami tak kan sia-sia

aku masih bermimpi
saat aku menangis dalam sujud panjangku
mengingat-ingat berpuluh-puluh tahun penghambaan ku padaNya yang tersempurna
lalu aku tenang, bercumbu sepanjang malam bersamaNya yang terasa begitu indah...

sebenarnya aku tak ingin berhenti bermimpi
dan berharap mimpi itu adalah nyataku

namun nyataku sia-sia
dunia melenakan !
telah berapa malam aku tak pulang!
sedang jiwa raga masih kau jaga bahkan tak berkurang nikmatMu pada diri yang pendusta
berkali-kali ku tak pulang, berkali-kali aku menyesal

dalam malam!
aku ingin mimpi-mimpiku jadi nyataku
adakah jalan

tiada air mata yang bisa menyejukkan hati kecuali Air Mata Taubat... semoga aku bisa menemukan air mata itu Ya Rabb

Friday, March 4, 2011

Penat!

20 comments :
Penat! kata ini sangat tepat saat aku harus mendengar pertanyaan-pertanyaan yang sama tentang hal yang sama... bukan aku merasa tidak berterima kasih atas semua perhatian yang berlebihan orang-orang terhadap apa yang harusnya aku lakukan saat ini *pikir mereka*. Mereka berfikir bahwa ini adalah hal yang harus kurampungkan saat itu. sedangkan aku hanya sibuk dengan hal itu yang menurut mereka suatu hal yang sia-sia bahkan tak ada manfaatnya untuk hidupku.

Pasti! aku berjanji pada diriku sendiri bahkan pada mereka, aku kan berusaha untuk tidak membuat mereka kecewa lebih banyak terhadapku. tapi aku begitu tak suka di usik... saat ketenangan ku di usik, maka aku akan menjadi orang paling menyebalkan di dunia. Sudah kukatakan iya! maka jangan tanyakan untuk kedua kalinya.

Arghh!!
Pantai! sepertinya aku merindukan saat-saat dimana aku memeluk ombak, bercengkrama di atas pasir yang hangat, atau sekedar duduk menikmati senja yang hampir tenggelam. Aku tak suka menikmati hidup yang penuh dengan ketegangan, lalu biarkan lah aku menikmati setiap episode hidup dunia yang singkat ini dengan caraku sendiri. Dan kalian pun tahu bahkan telah membuktikan, aku tak akan meninggalkan tanggung jawabku. Dan untuk sekarang, pastikan kalian tak mengusikku terlalu jauh :)

Thursday, March 3, 2011

dan Pemenangnya adalah....

20 comments :
assalammualaikum :)
Apa kabar semuanya?? semoga nggak lagi sakit kayak chika ya :( tapi alhamdulillah semua harus selalu disyukuri, sakit yang diberikan Allah saat ini sedikit banyak memberi pelajaran pada diri sendiri untuk selalu menjaga kesehatan, dan tidak zholim ama diri sendiri^^ Terimakasih pada teman-teman yang sudah mendoakan, dan mohon maaf karena sakit jadi pengumuman pemenang give away nya sedikit tertunda. Tapi sekarang insyaAllah chika segera akan mengumumkan pemenangnya...

pemenangnya adalah.................
taraa....

ehh.. tunggu bentar deh, sebelumnya chika mau cerita dulu.. hehee...

Proses penjurian nya benar-benar ribet... -.-' masalahnya dari 25 peserta itu wulahhh tulisannya membingungkan, maksudnya bagus-bagus semua jadi bingung mau menentukan 3 tulisan yang akan memenangkan give away ini *baru aja 25 peserta apalagi ampe buanyak peserta kayak di kontesnya pak dhe.. jangan-jangan chika bisa pingsan hahaaa....
Syukurlah ada dua orang teman blogger yang membantu penjuriannya... yaitu
Rio dan Mas Didin... terimakasih juga buat keduanya dan mas wawan yang dah rela-relain malem tadi dateng ke rumah ngejenguk chika,, *padahal cuma sakit dikit aja hehee...
Belum selesai sampai disitu, ternyata antara Rio, Mas Didin dan Chika bingung, ada beberapa blogger yang nilainya sama *nah lho gimana tuh.... dan alhamdulillah setelah bersemedi malam tadi, dan berdoa komat kamit... bisa menentukan pemenangnya^^

inilah merekaaaaaaaaaaaaa.....


selamat buat para pemenang...
>dan terimakasih untuk semua teman yang sudah
berpartisipasi di give away kali ini
moga nggak jera ya untuk ikutan lagi^^
untuk para pemenang....
silahkan kirim email ke chika_rein2000@yahoo.com
jangan lupa sertakan nama, alamat lengkap,no hp
sekalian untuk mug mau di desain dengan gambar apa,,,
(kalo mau foto jangan lupa lampirkan fotonya^^)
dan untuk mainan flanelnya mau yang mana
(kodok, sapi, atau hello kitty, atau ayam atau apa dehhh) ^^

sekali lagi terimakasih untuk semuanya^^
setahun ngeblog chika semakin cinta dengan blog dan blogger semuanya
sedikit banyak membuat perubahan di hidup chika...
semoga persahabatan ini tetap terjalin selamanya^^

*sebenarnya mau bikin award untuk sahabat semuanya :)
tapi chika gx jago desain jadi lain kali aja awardnya hihii

Wednesday, March 2, 2011

Mohon Maaf

12 comments :
Assalamu'alaikum...

Mohon maaf banget ni sahabat blogger yang jadi peserta Chika Rei Give away, harusnya hari ini chika buat pengumuman pemenangnya, dan bergembira ria merayakan 1st anniversary blog ini, tapi tau ni tiba2 malam tadi terserang demam, panas dalam, dsb. jadi chika belum bisa menentukan pemenangnya. InsyaAllah besok kalau chika dah baekan chika langsung posting pemenangnya. skali algi mohon maaf ya :(

*jadi ga enakan nih


yang posting bukan chikarei :D