Tuesday, February 15, 2011

Green Your Mind, Green Your Environment

12 comments :

"Dimas... kok buang sampah di sungai sih." Refi tiba-tiba saja mengejutkan Dimas yang tadi secara spontan membuah bungkus kacang koreng di pinggiran sungai.
"Duhh fi.. kan cuma satu bungkus kacang, nggak akan berpengaruh kok." jawab Dimas ngeyel...

wah-wah.... kalau saja setiap orang berfikiran seperti Dimas. Maka tidak akan ada lagi sungai yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan hidup manusia. karena sungai akan tampak seperti gambar di bawah ini


Di lain sudut di pedesaan, segerombolan lelaki sibuk menebangi pepohonan yang semestinya menjadi paru-paru dunia, dan mencegah longsor dan banjir. dan mungkin 5 tahun lagi semua hutan Indonesia akan tampak seperti gambar di bawah ini,


Iklim semakin tak menentu... dan entah apa yang akan terjadi pada Indonesia kelak.

Kesalahan-kesalahan kecil yang kita anggap sepele bahkan kita anggap tidak akan berpengaruh terhadap lingkungan ternyata malah menimbulkan efek luar biasa, apalagi setiap orang berpikiran yang sama. Jika setiap orang beranggapan membuang "satu kantong plastik" ke sungai tidak akan mempengaruhi ekosistem sungai, wah-wah... bisa penuh sungai-sungai dengan sampah ^^

Hal ini sudah terbukti pada Indonesia, yang ngakunya negeri gemah ripah loh jinawi ternyata
Setiap harinya, sebanyak 775 ton polutan mencemari air di Indonesia. Indonesia merupakan negara urutan nomor 6 dalam hal ini. Urutan pertama adalah China, kedua Amerika Serikat, dan ketiga India (semua negara ini memiliki industri besar-besaran). Hal ini juga merupakan
faktor mengapa tidak satupun kota di Indonesia merupakan kota ternyaman Asia.(sumber:mediaanakindonesia)

Sebagai contoh realnya di Daerah chika sendiri di Kota Bengkulu, ada sebuah lokasi konservasi Alam. Danau Dendam Tak Sudah, yang harusnya bisa dijadikan daerah wisata dan juga sebagai budidaya Anggrek pensil (Saat Inggris menduduki Bengkulu sekitar tahun 1882, bunga langka itu dinobatkan sebagai "Ratu Anggrek" dan pernah mendapatkan hadiah "Fist Class Certificate") sekarang keadaannya sangat memprihatinkan, sampah dimana-mana, penataan lokasi juga semerawut, dan yang paling menyedihkan adal ah Anggrek yang harusnya bisa menarik wisatawan lokal maupun internasional itu, tak nampak lagi di Kawasan Danau Denam Tak Sudah.

Hayoo.. sekarang yang tadi mengatakan satu sampah tidak akan berpengaruh terhadap keseimbangan lingkungan, ayo tunjuk tangan!! Tidak bermaksud menyalahkan, karena memang ini kesalahan bersama, yang kadang tidak ki
ta sadari. Kata bondan prakoso ya sudahlah!


ya sudahlah bukan berarti pasrah lho!! kita secara tidak langsung ikut andil terhadap kerusakan lingkungan, dan tentunya kita harus bertanggung jawab, atau kita akan merasakan dampak negativenya. kalau bukan kita, mungkin anak cucu kita nanti yang akan merasakan akibat atas perbuatan eyang-eyangnya yang tidak bertanggung jawab.
Sebagaimana firman Allah SWT dalam surat Al-'Araf
“Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi, sesudah (Allah) memperbaikinya dan berdo’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan harapan. Sesungguhnya Allah amat dekat kepada orang yang berbuat baik.” (QS. 7 : 56)
Berkaitan dengan pemeliharaan lingkungan, Rasulu
llah SAW mengajarkan kepada kita tentang beberapa hal, diantaranya agar melakukan penghijauan, melestarikan kekayaan hewani dan hayati, dan lain sebagainya.
“Barangsiapa di anatara orang Islam yang menanam tanaman maka hasil tanamannya yang dimakan akan menjadi sedekahnya, dan hasil tanaman yang dicuri akan menjadi sedekah. Dan barangsiapa yang merusak tanamannya, maka akan menjadi sedekahnya sampai hari Kiamat.” (HR. Muslim)
Hmm... Seperti yang sudah chika singgung di postingan Cintai Air Demi Masa Depan Kita tidak ada kata terlambat jika kita mau mencoba memperbaiki dan berusaha menjadi lebih baik.Masih kata Aa Gym, Mulai dari diri sendiri, mulai dari hal terkecil, mulai dari sekarang juga ^^

Seperti judul postingan kali ini. Green Your Mind... Mari buang pikiran-pikiran yang menganggap lingkungan kita ini sepele, dan kita tidak butuh lingkungan yang sebenarnya adalah tempat kita bernaung. Tanpa Lingkungan manu
sia tidak akan bisa bertahan hidup! Mulai dengan pikiran-pikiran positive untuk memperbaiki lingkungan kita. Trus apa yang bisa kita lakukan !! hmm.. Mari berpikir bersama.


• Bisa karena biasa, nah kalau begitu mulai deh membiasakan untuk menghijaukan pikiran kita misalnya tidak membuang sampah sembarangan, membiasakan menanam tanaman hijau disekitar lingkungan kita. Jika sahabat punya ide kreatif bisa kok mendaur ulang sampah menjadi barang-barang yang berguna seperti yang dilakukan teman-teman kita yang peduli lingkungan. Bahkan salah satu usaha daur ulang sampah, menjadi barang-barang unik bisa menjadi bisnis yang menjanjikan lebih-lebih bisa di impor... ^^ Lingkungan Aman,
Kita untung.. Siapa coba yang nggak mau hihii.... (seperti gambar dibawah ini)

• Nah... setelah merubah pola pikir kita, dari cuek menjadi peduli lingkungan. Kumpulkan deh teman-teman untuk beraksi yang lebih lagi^^ bukankah kalau bersama-sama menjadi lebih mudah dan menyenangkan. Kita bisa mulai dengan pelestarian hutan, laut, sungai dsb. Bekerja sama dengan pemerintah dan juga pihak-pihak yang terkait... *duhhh berharap banget ini bisa terealisasi* Bisa juga dilakukan dengan kampanye-kampanye lingkungan, atau kontes seperti
Writing Contest-Beat Blog yang bertema lingkungan ini.

• Biasakan pola hidup sehat! eh emang ada hubungannya ya!! ya iyalah hihi... mengurangi penggunaan kendaraan bermotor misalnya bisa aja digantikan dengan bersepeda. Sehat Murah dan non polusi^^ Syukurlah akhir-akhir ini di kawasan Pantai Panjang Bengkulu mulai digalakkan bersepeda santai. kan asyik tuhhh....

• Eh hampir kelupaan... Kehidupan di bumi merupakan sistem ketergantungan antara manusia, hewan, tumbuhan, dan alam sekitarnya. Terputusnya salah satu mata rantai dari sistem tersebut akan mengakibatkan gangguan dalam kehidupan. Oleh karena itu, kelestarian flora dan fauna merupakan hal yang mutlak diperhatikan demi kelangsungan hidup manusia.(sumber: afand)

Sebenarnya masih banyak lagi yang bisa kita lakukan, tapi semua hal itu tidak akan bisa berjalan, sebelum kita mengembalikannya pada hati Nurani. Tanyakan pada diri kita: Maukah Kita Melihat Lingkungan yang Bersih, Nyaman, dan Hijau?. hmmm.. Memang seperti mimpi membayangkan Indonesia yang seperti itu. Tapi Yakinlah, kita pasti bisa jika kita mau mencoba.

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubah apa apa yang pada diri mereka ” QS 13:11

Go Green!!

Green Your Mind!!!

Green Your Enivronment!!!!


Cia Yo!! ^^

12 comments :

  1. apanya yg dibaca, cuma judulnya doang...

    ReplyDelete
  2. hahah.. pantesan kosong. daftar dulu yah?
    semangat deeh

    ReplyDelete
  3. WaaaaaaH.....mana, mumpung lg libur ne.........Kok judul Doaaank..........jiahahahahahahahhaaaa..........

    ReplyDelete
  4. sip sip.. akhirnyoo postingannya ada juga!

    Penontoon.jangan ditiru yaa Dimasnyaa!

    ReplyDelete
  5. wah akhirnay ada juga sudah diposting ternyata .heheheh..mantabzzz

    ReplyDelete
  6. sangat berapi-api sekali mbak.. hehehehe.....

    btw ntu bener nama danaunya kayak gitu??? lucu,.... hehhehe

    btw salam kenal...

    ReplyDelete
  7. keren banget postingnya mbak!! semangaatt!!

    ReplyDelete
  8. Waduh...gawat kalo semua orang berpikiran kayak "dimas" :(

    ReplyDelete
  9. wee, nulis judulnya dulu baru isi postingannya yak...?

    ReplyDelete
  10. ya itulah kesadaran semakin tipis. padahal lingkungan ini harus dijaga dg baik.

    ReplyDelete